Lemas sudah tanganku menguraikan kata-kata dari hati Hancur luluh berantakan tersapu angin dan hujan gundahku menghunjam Tubuh rapuh hati...
+-+Copy.jpg)
Bermain kata-kata dalam indahnya imajinasi
Lemas sudah tanganku menguraikan kata-kata dari hati Hancur luluh berantakan tersapu angin dan hujan gundahku menghunjam Tubuh rapuh hati...
Terancam mati sudah Nyawa meregang hingga terulur di atas ubun-ubun Siap kabur membawa setengah raga setengah jiwa Di sudut malam........
Suatu hari jika engkau bertemu dengan saat ini lagi Percaya padaku, aku baik-baik saja meski sebenarnya tidak Sebab tak mungkin aku berke...
Jika matamu berat memandangku Gerakkanlah kakimu untuk pergi Jika bibirmu terpaksa tersenyum padaku Aku relakan mukamu berpaling darik...
Seperti biasa pada malam-malam sebelumnya Saat kepala ini terasa berat dengan beban dan penat Ditemani rembulan dan sebungkus rokok kesaya...
Seperti apa wajahmu sekarang Setelah bertahun-tahun aku tinggalkan dalam kesendirian dan luka di hati Semerdu apa suaramu sekarang S...
Masih ingat dan tersimpan rapi di lemari penyimpanan dalam otakku Memori dan kenangan akan kita Ketika pertama bersua dalam ruang hampa ta...
Melihatmu berdiri dengan gagah disana Memanggul senjata dan bertopi baja Mengingatkan aku ketika masih menjadi seorang jenderal Dengan bi...
Di atas bulan.... Memeluk bintang paling terang... Berteriak lantang Hey engkau yang selalu tertuju padaku Dimanakah engkau sembunyikan ...
Baca saja sajak ini dengan nada datar Tanpa emosi yang tak jelas Seperti biasa terjadi ketika perjumpaan itu ada Atau seperti dulu ketika...
Kamu yang meragu di pelukan Tatap mata dan sendengkan telinga Dekat padaku lalu dengarkan Entah apa yang ada dalam benakmu Hingga engka...
Bedug bertalu itu sudah lewat Kokok ayam pejantan tiada pula terdengar Nyanyian binatang malam lambat laun menghibur Jiwa sepi, hat...
Sini mendekat padaku Aku sampaikan kepadamu Sebuah rahasia besar Cukup mengejutkan Malah mungkin membuatmu terkapar Di bangsal rumah sa...
Uji dan cobalah aku, Tuhan Tak henti-henti aku berjibaku dengan jahanam Menukar seribu roh berdosa ini Untuk mahalnya satu kesucian Tak ...
Saat Roh mu mengembara di atas angin Saat engkau sendiri tak berjaga-jaga dan terlena Detik itulah engkau perbuat salah atas manusia Dan ...
Ketahuilah Aku tak menolak akan hadirnya cinta Sebab ia hukum hakiki Antara aku dan dirimu Antara aku dan Tuhanku Lalu apa hendak aku ...
Tak santun tatap mata tiada berujung Merimba belantara suara-suara gaung Gema menggema serupa suara sangkakala Membumi pertiwi segala nes...
Berdiri di atas sebongkah batu cadas Saat matahari menyengat ganas Ketika hati sedang memanas Fikiran tak lagi kontras Waktu cinta tiada...
Jangan bergeser dari tempat dudukmu Sejengkal pun jangan Hanya ingin melihatmu tegar dalam penantian Jika senantiasa aku arahkan wajahku...
Sekarang saat terdengar beberapa kali lantunan tembang jarum jam yang berdansa riang namun kaku, Ibarat mayat dibuat tersenyum saat peti ak...
Disini Aku menggigil seorang diri Seorang renta tak bersaudara Tak beranak Tiada beristri Aku lapar Perutku menangis perih sejak pagi...
Karena aku tak bersuara, tak berarti aku diam Isi kepala semburat keluar lewat lubang telinga dan mata hanya karena satu hari tanpa mata...
Tak lama lagi, ketika jarum jam itu melangkah untuk sekian kali, pergi menjauh namun mendekat kembali, dalam hitungan detik seperti ya...
Berbagai cara telah aku lakukan untuk sekedar mengingatkanmu Tentang betapa perlunya aku ikat hatiku di tiang hatimu Agar ia senantiasa t...
Pekerjaan diladang sudah berhenti... Sebab hujan tiada turun di negri. Maka petani-petani merasa kecewa dan menyelubungi kepala mereka. B...
Hilang Puisi ku menghilang Ketika hendak aku sampaikan padamu Sesaat setelah aku tak sadar diri dalam abstraknya pikiran Entah apa yang...
Untukmu,... Penghias langit senjaku Rinduku tlah menjadi jingga Dimana engkau? Nanar tatap tiap kali aku terjaga Aku coba menca...
Dengarkan aku.... Aku tahu ketika namaku terpanggil olehmu, meski tiada teriakmu di telingaku, bahkan rupaku pun engkau tak tahu, aku a...
Tahukah kamu, ketika aku terlunta-lunta di antara rimba kehidupan, tatkala nafasku berteriak ingin berhenti seketika, pada saat kematian a...
Ingin sekali menulis sebuah sajak . Seperti biasa aku lakukan tatkala aku ingin. Seperti biasa ketika di temani bulan kemerahan atau matah...
Semakin dipikirkan akan semakin rumit dan yang dipikirkan benar tidak selalu benar. Analisa ngalor-ngidul tak kunjung selesai membuat semua...
Aku tak selalu baik dan juga tak selalu benar. Sekali waktu aku begitu baik dan juga kadang sangat bodoh. Aku hanya manusia biasa seperti...
Perjalanan cinta memang tidak semulus yang kita inginkan. Kadang ada riak-riak kecil yang menggoda.Ibarat air, dia akan beriak ketika mele...
Tegak tanpa gerak: sebatang pohon selainnya serentak bergerak, maju sesungai pohon-pohon menggempur membentur dadaku warna hijau badai ...
Ada darah mengalir hari ini dari ujung-ujung kota kita Merayap cepat menggenangi seluruh pelosok kota Semua merah.... Semua berdarah.......
Malam dingin.... Bulan bersembunyi di balik mega hati. Tak ada cahaya itu... Tak lagi menetap disana. Menyingkir dari sini....menoreh t...
Aku adalah benalu Kata itu amat mengganggu telingaku Apakah aku terlalu mengganggu Hanya Tuhan yang tahu
Tubuh ayu itu tergolek tak berdaya di atas perebahan Wajah lugu itu terdiam memejamkan mata sayunya Terasa mati ini tubuh..tak bertulang i...
Apa yang harus aku lakukan ketika aku bercengkerama dengan maut ? Aku ingin menipunya ketika aku seolah-olah berhenti dalam termangu. A...
Terasa berbeda Ketika aku buka pintu ini, Tak lagi sama. Hilang sudah hangatnya udara Tiada lagi peluk sukacita dan senyum kerinduan Ya...
Ada lagi... Ketika sang bayu menyapa malamku dengan kasarnya Saat dewa-dewi khayangan bermain-main air hingga ke wajahku Kalbuku di sentu...
Kembali aku disini saat engkau tergolek tanpa daya Dengan mata terpejam berbalutkan bulir-bulir air mata Suaraku bergetar menyapa agar eng...
Seperti yang pernah aku katakan dengan halus di depanmu Ketika bintang-gemintang hadir di sekeliling angkasamu Sesungguhnya lembar-lembar ...
Aku terserak di antara himpitan suara-suara sengau Di balik tabir hitam ketika aku tinggalkan tanahku Di tepi-tepi impian yang kian tak me...
ketika diri mu hadir,, melepas segala kepenatan yg aku rasakan,, merangkul jiwa yang pernah hilang kau tinggalkan,, mengisi kembali relun...
Dulu telah lama sekali ketika aku adalah selembar daun kering Halusnya sentuhan bayu tetap terasa laksana goncangan perut bumi Tertarik ulur...